Minggu, 23 Desember 2012

Badai band

Profile

Lahir di daerah Dumpit, Kec. Gandasari Kel. Jati Uwung Tangerang, Banten, Tahun 2001, tepatnya tanggal 17 Agustus, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Negara kita tercinta Indonesia. Diawali dari hobi para bocah - bocah kreatif Dumpit dalam memainkan gitar akustik di tongkrongan, kami kemudian berantusias membuat band kampung. Walaupun masih amatir, namun kami sudah bisa membuat telingga para pendengar alunan musik kami bergetar.

                                          Studio Seroja, Jati Uwung, Tangerang.

Joen / Drummer Badai
Tarjo, alias Slamet raharjo adalah salah satu teman kami, bocah yang saat itu adalah yang paling berantusias dan berambisi untuk mendirikan band. Ia merasa ingin mencoba bermain musik di atas panggung, dengan harapan pada suatu saat nanti bisa menjadi orang yang sukses di bidang Industri Musik Indonesia. Memang kemampuan  dan skillnya dalam bermain musik dan menciptakan lirik dan sya'ir lagu bisa dibilang lumayan bagus untuk kalangan anak - anak tongkrongan. Seringkali ia memainkan musik yang bisa menghibur kita saat berkumpul bersama pada malam hari atau begadang. Ia mulai mendirikan bandnya bersama Suharyadi alias Jun yang kini menjadi Drummer sekaligus pentolan Badai Senior. Skillnya dalam menabuh gendang modern ini membuat Tarjo menunjuknya menjadi Drummer. Kemudian diikuti dengan bergabungnya Udin Acang untuk mengisi posisi gitar 1 / rhitme. mereka bertiga mulai membentuk band dan menciptakan kreasi - kreasi lagu beraliran alternatif, mengulik lagu - lagu yang sedang populer pada saat itu agar bisa dimainkan bersama dalam bentuk band. Namun sepertinya formasi ini dirasakan kurang pas bagi mereka. kemudian mereka mulai memikirkan untuk mencari personel baru untuk mengisi posisi Vocalis, karena bukanlah hal yang mudah bila Sang Gitaris harus bermain gitar sambil bernyanyi. Kemudian mereka mulai menyeleksi orang - orang yang memiliki vocal yang menjanjikan. Kandidatnya lumayan banyak, salah satunya adalah Ahonk alias Irhas alias Wisnu Kurniawan, teman kami yang memiliki kemampuan vocal yang lumayan. Lalu mereka mencoba untuk merekrutnya untuk mengisi posisi vocal. Kami mulai kontinyu dalam bermain musik. Setidaknya di samping menghibur, bermain musik/ nge-band ini ternyata bisa kami lakukan sebagai ajang Social Existency, Pergaulan, Solidaritas, Silaturahmi atau Mejeng diantara teman - teman, bahkan terkadang biasa untuk untuk mengaet para Kaum Hawa. Nyatanya, banyak dari kami yang mendapatkan pacar pada saat sedang bermain musik, entah di studio ataupun di tongkrongan. yah, bisa di bilang sambil menyelam mancing ikan, hehe.

Idoy (Personel Badai Band Sekarang), Vocalist Badai
Studio Musik, tentu tempat yang pasti kami kunjungi jika kami rasa kulikan lagu kami telah sempurna. Babeh atau Studio 88 adalah studio yang paling sering kami kunjungi pada saat itu. selain dekat, Babeh termasuk yang paling murah tarif sewanya diantara studio - studio yang lain, walaupun memang alat dan fasilitasnya termasuk sederhana, namun cukup memuaskan. Biasanya kami latihan di studio pada hari minggu atau malam minggu sambil menggandeng gebetan masing - masing.

Perjalanan kami masih panjang, sebagai Band Amatir, kami masih belum mumpuni, banyak hal yang masih harus kami pelajari lebih dalam lagi. karena itu, kami bertekad bersama untuk selalu berlatih dan berkarya agar bisa mencapai segala cita - cita, dan selalu bersama agar bisa menjalin tali silaturahmi antar teman - teman.
Hari demi hari berlalu dan berganti, begitu juga Squad band kami, ketika itu Udin memilih hengkang dari Badai karena kesibukannya di Dunia Otomotif. Kami pun menjalankan Band ini dengan hanya bertiga. Lagipula kami juga belum memiliki Bassist, sampai Dicky / Bheler bergabung dengan kami. Begitulah, Squad kami bertahan lumayan lama sampai akhirnya timbul juga berbagai perselisihan. Hal itu membuat konsistensi kami pada Band menjadi hilang. Bahkan kami berlatih tidak dengan sesama personel, melainkan dengan band lain yang konsistensinya belum matang alias iseng  - iseng

Roy Compastic (Personel Badai Band sekarang), Bassist Badai

Rentan waktu yang memang tidak terlalu lama, akhirnya kami sadar dan teringat jerih payah kami selama ini dalam mendirikan band, kami pun kembali mengkoordinir Squad kami untuk kembali bergabung. Rasa rindu pun terbesit di hati kami para personel. kami pun kembali mencari celah - celah kecil kesuksesan seperti Ajang Pagelaran Kampung yang diadakan hampir satu bulan sekali atau jika ada yang memanggil kami untuk manggung.


Ariev/ bibir (Personel Sekarang) Gitaris 1 /  lead

Tahun 2007, kami mulai beranjak dewasa, sebagian dari kami ada yang telah menyelesaikan pendidikan, dan mulai berfikir untuk mencari rupiah, agar bisa memiliki uang jajan sendiri. Paling tidak, kami tidak harus meminta uang ke orang tua lagi. Dan yang masih sekolah, mereka bersiap - siap untuk menghadapi Ujian Akhir Sekolah tanpa melupakan Band.
suryandiprasetya@yahoo.co.id

Vhellond (Personel Sekarang) Additional Vocal (V2)